Kamis, 21 Juni 2012

Menentukan Jalur Distribusi Pemasaran


Disini saya akan berbagi ilmu buat para Wirausaha bagaimana, cara untuk menentukan jalur pemasarannya mungkin kalau dalam istilah saya pribadi menyebutnya dengan istilah Menentukan Jalur Distribusi Pemasaran.
ya sudah tak usah berlama-lama. kita liat saja pengertiaan dari Menentukan Jalur Distribusi Pemasaran.

Pengertian Saluran Distribusi Menutur Beberapa Kalangan:
A. Menurut Nitisemito (1993, p.102), Saluran Distribusi adalah lembaga-lembaga distributor atau lembaga-lembaga penyalur yang mempunyai kegiatan untuk menyalurkan atau menyampaikan barang-barang atau jasa-jasa dari produsen ke konsumen.

B. Menurut Warren J. Keegan (2003) Saluran Distribusi adalah saluran yang digunakan oleh produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen sampai ke konsumen atau pemakai industri.

C. Menurut Assauri (1990 : 3) Saluran distribusi merupakan
lembaga-lembaga yang memasarkan    produk, yang berupa barang atau jasa dari produsen ke konsumen.
Menurut Kotler (1991 : 279) Saluran distribusi adalah sekelompok perusahaan atau perseorangan
yang memiliki hak pemilikan atas produk atau membantu memindahkan hak pemilikan produk atau jasa
ketika akan dipindahkan dari produsen ke konsumen.

Macam Saluran Distribusi
Terdapat berbagai macam saluran distribusi barang konsumsi, diantaranya : 
 
A. Produsen – Konsumen
Bentuk saluran distribusi ini merupakan yang paling pendek dan sederhana karena tanpa menggunakan perantara. Produsen dapat menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung mendatangi rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Oleh karena itu saluran ini disebut saluran distribusi langsung.
B. Produsen – Pengecer – Konsumen
Produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani oleh pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.

C. Produsen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Saluran distribusi ini banyak digunakan oleh produsen, dan dinamakan saluran distribusi tradisional. Di sini, produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.

D. Produsen – Agen – Pengecer – Konsumen
Di sini, produsen memilih agen sebagai penyalurnya. Ia menjalankan kegiatan perdagangan besar dalam saluran distribusi yang ada. Sasaran penjualannya terutama ditujukan kepada para pengecer besar.

E. Produsen – Agen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Dalam saluran distribusi, produsen sering menggunakan agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian menjualnya kepada toko-toko kecil. Agen yang terlihat dalam saluran distribusi ini terutama agen penjualan. (Swastha dan Irawan, 1997, p.295-297)


Demikian wawasan dan pengetahuan yang saya tau mengenai Menentukan Jalur Distribusi Produk , Semoga bisa bermanfaat. Good Luck For Entrepreneurs
Terima Kasih

2 komentar:

De Zo mengatakan...

menarik juga kang.......

ezeditting mengatakan...

woow luar biasaa sekali banyak ilmu yang saya dapat disini terimakasih atas informasinya

Jurnal Teknik
Unimuda Sorong

Posting Komentar